|
Sebuah Catatan Perjalanan
Sore itu, petir menggelegar dengan kencang. Langit cerah berganti dengan gumpalan awan abu-abu dan kehitaman. Bergerak dengan cepat tersapuu angin sore. Hutan kawasan Taman Nasional Gede Pangrango, seketika menjadi gulita. Daun-daun berhenti bergoyang, seperti tegang menantikan apa yang akan terjadi setelah petir berteriak dengan kencang. Suara burung-burung lenyap. Tinggal kabut tipis menari-nari dengan gembira. Entah tidak peduli, atau terbang mengamini pekikan guntur. |
Sebenarnya ini judulnya Ide Spontan yang keluar di malam Ramadhan trus di share bareng dengan Andrey Y. Sanger dan keluarlah postingan tentang "Sesuatu Untuk Baduy" pada tgl 10 November 2004 lalu. Ga ada yang resmi2an, ga ada panitia2an, dan yang ada cuma info2an dari saya - Andrey - dan teman2 lainnya baik dari Nattrek maupun di luar Nattrek.Bagi sebagian orang, mungkin pemberian sumbangan obat kepada masyarakat Baduy Dalam akan menimbulkan ketergantungan atau mengkontaminasi budaya obat2an tradisional masyarakat di sana. Namun satu hal penting yang perlu di ingat juga bahwa kebutuhan akan obat2an non tradisional merupakan kebutuhan penting dan hal tsb didapatkan berdasarkan tukar pikiran bersama mereka (perwujudan Ide Berbagi ini pun asal muasalnya dari hasil tukar pikiran Andrey Y. Sanger dgn beberapa masyarakat Baduy Dalam). |
|
 Badak bercula satu. Berani bertaruh, binatang langka yang dilindungi ini pasti menjadi ‘top of mind’ Anda ketika mendengar nama Ujung Kulon. Begitu juga dengan saya. Paling tidak, hingga detik ketika saya injakkan kaki di Peucang, salah satu pulau kecil yang indah di wilayah Taman Nasional Ujung Kulon, pada liburan panjang beberapa waktu lalu. Sabtu pagi, 06.00 wib. Saya bersama sekitar tigapuluh orang, telah berkumpul di meeting point, lapangan parkir Masjid Pondok Indah, Jakarta Selatan. Pada liburan kali ini saya bergabung dengan rekan-rekan dari mailing list Nature Trekker Indonesia yang aktif mengadakan kegiatan trekking serta kunjungan ke tempat-tempat menarik di Indonesia, terutama yang terkait erat dengan petualangan, pelestarian alam dan lingkungan hidup. Ada beberapa peserta yang sudah saya kenal dari perjalanan sebelumnya, banyak juga ‘muka-muka’ baru. Yang jelas, semua tampak antusias menantikan petualangan yang akan ditemui di Ujung Kulon nanti. |
|
|